Traveling

Bahagia Itu Sederhana

Seperti ketika kau menemukan seorang teman yang sepaham denganmu. Yang punya mimpi sama denganmu. Yang sama-sama berharap suatu saat bisa terwujud bersama-sama.

Sesederhana ketika mimpi itu bahkan masih berupa rencana. Yang menjadi bait panjang mimpi malammu. Toh meskipun kenyataannya tak pernah terjadi. Bahagiamu masih membekas bersama harapan panjang yang terlanjur melambung tinggi.

Sekali lagi, bahagia itu sederhana.

Meskipun itu hanya sebuah perjalanan singkat di siang dan malam sendirimu. Kau bukan mereka, kau hanya seorang yang tiba-tiba muncul dan menikmati drama di kota impianmu. Lalu kau tersenyum, menikmati kebisingan diantara sunyimu. Biarkan angin menerpa, dan memotret momen indah mereka di hatimu.

Sebahagia ketika menjelajah tempat baru. Bertemu orang baru. Dan menikmati balutan kisah baru mereka. Dengan secangkir pekatnya kopi dan remang-remang malam diantara senyap dunia. Pengantar tidur untuk penjelajahan esok hari. Menerka, siapa lagi yang akan kau temui esok malam, kisah apa lagi yang akan kau dengar. Menerka dengan hati sebuncah mawar merekah.

Bahagia itu sederhana.

Bahkan hanya dengan menulis mimpi, “menjelajah banyak tempat”, di buku harian usangmu. Meski kau masih tak pernah tahu, kapan kau akan mencoretnya. Kau akan terus bahagia hanya dengan sebuah angan.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s